Anda sudah tahu atau sudah pernah mendengar apa yang dimaksud dengan Karang Werda? Mungkin bagi kebanyakan orang istilah Karang Werda masih asing di telinga mereka. Baiklah, di sini akan disampaikan tentang pengertian Karang Werda, tugas serta fungsinya. Menurut pengertiannya, Karang Werda memiliki penjelasan sebagai berikut, Karang Werda adalah sebuah wadah untuk menampung kegiatan para lanjut usia yang dibentuk dalam rangka membantu mewujudkan kesejahteraan mereka. Pembentukan perkumpulan ini didasari pada surat keputusan atau SK yang dikeluarkan oleh kepala desa tempat Karang Werda tersebut berada. Bertempat di Aula Kantor Lurah Campago Guguak Bulek, pada hari kamis (10/10), Sertu Musmuliadi Babinsa Koramil 01/Bukittinggi Kodim 0304/Agam, hadiri acara silaturahmi dan memperdayakan aktivitas lansia serta pembentukan kepengurusan forum lansia/Karang Werda Kelurahan Campago Guguk Bulek Kota Bukittinggi-Sumatera Barat.

Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 10/Maturi jajaran Kodim 0304, Serda Abdulah melaksanakan pendampingan terhadap anggota Kelompok Tani (Poktan), Rudi (42) yang tengah melakukan panen padi jenis bibit varietas Beras Putih di lahan seluas lahan 0.2 Ha, di Nagari Matur Hilir, Kecamatan Matur, Kabupaten Agam-Sumatera Barat, Kamis (10/10/2019). Dalam proses panen padi tersebut, Babinsa Matur dan para petani tampak semangat saat memotong tanaman padi. “Saya tak mengenal lelah walaupun berjibaku dengan lumpur dan gatal-gatal di badan, karena tugas saya sebagai Babinsa harus selalu siap sedia membantu warga, apalagi dalam kegiatan panen padi seperti ini”. ucap Abdulah. Komandan Koramil 10/Matur Lettu Inf Sumantri membenarkan bahwa dalam menyukseskan program swasembada pangan nasional, TNI Angkatan Darat memerintahkan Babinsa supaya selalu terjun ke lapangan dan berkordinasi dengan PPL dalam menjalankan tugas di lapangan, sehingga dapat berjalan dengan lancar, terkait dengan progam pertanian.

Negara-negara Peserta/Penandatangan Konvensi Hak-Hak Anak PBB pada tanggal 20 November 1989, mendeklarasikan menghormati dan menjamin hak-hak setiap anak tanpa diskriminasi dalam bentuk apapun tanpa dipandang ras, warna kulit, jenis kelamin, bahasa, agama, keyakinan politik dan pendapat-pendapat lain, kebangsaan, asal etnik atau sosial, kekayaan, ketidakmampuan, kelahiran atau kedudukan lain dari anak atau orangtua anak atau pengasuhnya yang sah. Anak berarti setiap manusia yang berusia di bawah delapan belas tahun kecuali, berdasarkan undang-undang yang berlaku untuk anak-anak, kedewasaan telah dicapai lebih cepat. Berdasarkan Konvensi tersebut, berikut 10 hak yang wajib diberikan orangtua untuk anak yaitu: Hak untuk bermain Hak untuk mendapatkan pendidikan Hak untuk mendapatkan perlindungan Hak untuk mendapatkan nama (identitas) Hak untuk mendapatkan status kebangsaan Hak untuk mendapatkan makanan Hak untuk mendapatkan akses kesehatan Hak untuk mendapatkan rekreasi Hak untuk mendapatkan kesamaan Hak untuk berperan dalam pembangunan.

Koordinasi dan penanganan yang cepat, tepat, efektif, efisien, terpadu, dan akuntabel diperlukan dalam penanggulangan bencana agar dampak yang ditimbulkan dapat dikurangi. Dalam penanggulangan bencana, khususnya dalam fase tanggap darurat harus dilakukan secara cepat, tepat, dan dikoordinasikan dalam satu komando. Untuk melaksanakan penanganan tanggap darurat, pemerintah yang diwakili oleh BNPB/ BPBD menunjuk pejabat sebagai komandan sesuai dengan amanah PP No. 21 Tahun 2008. Mewakili Komandan Koramil 06/Baso Kapten Inf Rudi, Sertu Yulis Babinsa Nagari Koto Baru Koramil 06/Baso menghadiri acara penyuluhan kesiapsiagaan tanggap bencana, yang di hadiri oleh , Camat Baso Surya Wendri, Wali Nagari Koto Baru beserta perangkat, Ninik Mamak, Bundo Kandung, pemuda pemudi dan masyarakat Koto Baru. Dalam acara penyuluhan dan pelatihan kesiapsiagaan dan tanggap bencana bertempat di Aula Kantor Wali Nagari koto baru. Rabu (09/10/2019). acara penyuluhan berjalan dengan aman dan lancar, Demikian disampaikan.

Bertempat di Aula RS TNI AD Tk IV. Bukittinggi wilayah Denkesyah 01-01-04 Padang, pada hari Selasa (08/10) dilaksanakan Bakti sosial Donor Darah dalam Rangka HUT TNI Ke-74 tahun 2019 dengan di hadiri oleh Personil Kodim 0304/ Agam, Personil Yonif 131/ BS, Personil Polres Bukittinggi, PNS TNI RST Bukittinggi, Pesonil Yonzipur Payakumbuh, Persit Kartika Candra Kirana dan masyarakat Kota Bukittinggi. Kegitan ini dilakukan atas kepedulian TNI dan jajarannya dalam bakti sosial donor darah untuk membantu masyarakat sekitarnya yang membutuhkan darah, serta memeriahkan peringatan HUT TNI KE-74 tahun 2019.

Koramil 01/Bukittinggi mendapat kunjungan silahturahmi dari 6 (Enam) orang Siswa Seba Polri dari Sekolah Kepolisian Negara (SPN) Padang Besi - Jl . Raya Padang - Indarung km. 12, Padang. Silahturahmi disambut baik oleh Batituud a.n. Peltu Sariaman Purba beserta 2 orang Babinsa Koramil 01/Bukittinggi Bertempat di Makoramil 01/Bukittinggi Kodim 0304/Agam. Adapun maksud dan tujuan silahturahmi untuk bersilahturahim, mengenal dan berbagi arahan dalam memupuk sinergitas TNI Polri dalam pengabdian demi bangsa dan negara. Selasa (08/10).

Guna terciptanya rasa persatuan dan kesatuan serta kebersamaan antara TNI dengan Rakyat dan terciptanya Sinergitas TNI Polri di Wilayah Kodim 0304/Agam, pada hari Minggu pagi (06/10), bertempat diLapangan Wirabraja Kodim 0304/Agam , Pemerintah Kota Bukittinggi dan Polres Kota Bukittinggi memberikan surprise kepada TNI dalam hal ini Kodim 0304/Agam dalam rangka HUT TNI ke-74 tahun 2019, berupa kegiatan olah raga bersama, jalan santai dan diakhiri pemberian doorprise.

Babinsa Kubang Putih Serda Fitrizal Koramil 02/Sunagi Puar pada hari Senin 07 Oktober 2019, bertindak sebagai Irup dalam pelaksanaan Upacara Bendera di SD Negeri 17 Mato Jaring Kecamatan Banuhampu Sungai Puar Kabupaten Agam- Sumatera Barat. Dalam kegiatan Upacara yang dihadiri Kepala Sekolah, Majelis Guru, dan seluruh Siswa-siswi, Dalam kesempatannya Irup menyampaikan amanat "Mengajak generasi penerus Bangsa "Agar taa terhadap nasehat bapak /Ibu guru serta orang tua dan belajar yang rajin juga bentuk wujud dari bela negara. “Karena dengan belajar yang rajin nantinya dapat menciptakan inovasi – inovasi teknologi yang digunakan untuk kemajuan bangsa dan negara.”tegasnya. Dalam kesempatannya Kepala Sekolah menuturkan dalam kegiatan Upacara kali ini sangat hikmat, semoga dengan adanya Bapak TNI (Babinsa Koramil 02/Banuhampu Sungai Puar) Siswa-siswi dapat termotivasi dan tergugah menjadi lebih disiplin dengan kehadiran Bapak TNI. “Tetunya saya mewakili semua Guru sangat berterima kasih Kepada Bapak TNI, semoga nantinya dalam kegiatan lain contohnya PBB dan pelajaran-pelajaran yang menyangkut dengan kedisiplinan atau Pramuka saya sangat mengharap kehadiran Bapak TNI,”ungkapnya

MERAWAT PERSATUAN DAN KESATUAN BANGSA DENGAN NILAI-NILAI DAN SPIRIT WAWASAN KEBANGSAAN Oleh: ZAITUL IKHLAS SAAD (Dosen Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Padang) Kemerdekaan Republik Indonesia yang diproklamirkan pada tanggal 17 Agustus 1945 adalah buah dari persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia yang dirajut dan disulam dalam rentang sejarah yang panjang melalui perjuangan dan pengorbanan anak bangsa yang tak tehitung jumlahnya. Wilayah Indonesia yang terdiri dari 17. 504 pulau, 1340 suku dan 546 bahasa (BPS 2010) satu-satunya negara yang memiliki keunikan suku bangsa. Bangsa Indonesia dikenal sebagai negara yang majemuk, ditandai dengan banyaknya suku, etnis, budaya, agama, adat istiadat di dalamnya. Di sisi lain, Bangsa Indonesia dikenal memiliki masyarakat multikultural, masyarakat yang anggotanya memiliki latar belakang budaya (cultural background) beragam. Multikulturalitas dan kemajemukan ini menggambarkan banyaknya keragaman yang ada. Bila dikelola secara benar, keberagaman dapat menghasilkan energi yang luar biasa besar. Namun sebaliknya bila tidak dikelola secara benar, kemajemukan dan multikulturalitas akan menimbulkan perpecahan. oleh karena itu Persatuan dan Kesatuan adalah hal yang mutlak bagi bangsa indonesia.

Babinsa Koramil 08/Biaro Kodim 0304/Agam Serka H. Manurung, Sertu Widiyono ( Mewakili Danramil 08/Biaro), melaksanakan giat "WASBANG" (wawasan kebangsaan) dalam rangka Dialog Tematik Forum Keserasian Sosial "GOBAH SEPAKAT" dengan mengusung tema "Barek Samo Dipikua Ringan Samo Dijinjing Basamo Mangko Manjadi" bertempat di Masjid Ulya Guguak Jrong Gobah Nagari Bukik Batabuah Kecamatan Canduang kabupaten Agam - Sumatera Barat. Kamis (03/10). Acara tersebut hadiri Oleh Camat Canduang ( Bpk Fauzi S.STP.MM) KaPolsek IV Angkek Canduang ( diwakili Aipda Dori), Babinkamtibmas Nagari Bukik Batabuah ( Bripka Bambang), Ketua KAN Bukik Batabuah ( Musfar As Angku Kayo), Kepala BPJS Ketenaga kerjaan Kabupaten Agam ( Bapak M.Yasir), Tokoh Masyarakat, Tokoh adat, Tokoh Agama, dan Ibu-Ibu Kelompok PKH ( Program Keluarga Harapan) Nagari bukik Batabuah Kecamatan Canduang. Dialog tematik ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara aparatur kewilayah dan masyarakat setempat serta mewujudkan satu keselarasan dalam mengambil keputusan yang tepat dan sejalan, guna membagun Nagari Candung kearah yang lebih baik kedepannya.

DANDIM 0304/AGAM

PEJABAT KODIM

WEB LINK