Terkait dengan pelaksanaan penyegelan 66 Kios Pasar Aur Kuning Kota Bukittinggi, Personel Kodim 0304/Agam sebagai aparatur kewilayahan membantu Pemerintah Kota Bukittinggi melaksanakan pengamanan bagi para pedagang Pasar Aur Kuning yang tidak melakukan kewajibannya untuk membayar retribusi (pajak). Selasa (26/11/2019). Kegiatan pengamanan dalam rangka penyegelan kios Pasar Aur Kuning diikuti oleh, Dandim 0304/Agam diwakilkan oleh Pasi Intel Kodim 0304/Agam Bapak Kapten Inf Darius Bangun, Kapolres Bukittinggi diwakilkan oleh Wakapolres Bapak Kompol Sumintak, Kepala Pengadilan Negeri diwakilkan oleh Bapak Imade S.H M.H. Kasatpol PP Bapak Safnir. Kabag Ops Polres Bapak Kompol Partahian Pane S. Sos. Kepala Kesbangpol Bapak Drs. Hardiasrol M.E. Si. Kapolsek Kota Bukittinggi Bapak Akp Dedi. Dansup POM Bukittinggi 1/4-3 Kapten Cpm Yulfrinel dan Tim gabungan yang terdiri dari Personel Kodim 0304/Agam, personel Polres Bukittinggi, Pol PP Bukittinggi, SK4 Kota Bukittinggi, Dishub Kota Bukittinggi, dan Security Pasar Aur Kuning.

Kita sudah berikan surat peringatan (SP) kepada pedagang itu sebanyak tiga kali, namun sebagian sudah ada yang menyelesaikannya dan sebagian lagi masih menunggak,” ujar Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan, Muhammad Idris.

Dijelaskannya, sejak diberlakukannya Perwako nomor 40 dan 41 tahun 2018 terkait retribusi, sejumlah pedagang telah melakukan tertib administrasi dengan membayar retribusi itu, khususnya di Pasar Terminal Simpang Aur, Namun masih terdapat 180-an pemilik kios yang enggan membayar restribusi itu.

Pihaknya telah memperingatkan pedagang itu dengan memberikan surat peringatan 1, 2 dan 3, namun dari 180 pedagang itu hanya tinggal 66 pedagang yang belum juga melunasinya. “Karena itulah kami bersama tim gabungan melakukan penyegelan terhadap 66 toko tersebut,” tegasnya.

Penyegelan yang dilakukan tim gabungan itu berjalan lancar, dan tidak ada perlawanan yang berarti dari pedagang.


DANDIM 0304/AGAM

PEJABAT KODIM

WEB LINK