Berdasarkan surat Wakil Gubernur Sumbar No 660/1018/TL/DLH/2019 tgl 09 Agustus 2019 dan berdasarkan Surat Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Agam No 523/132/PT.1/lX/2019 tgl 09 September 2019 tentang permintaan personil untuk mendampingi pendataan pengangkatan keramba jaring apung di Danau Maninjau, pada hari Minggu (17/11/2019) pukul 09.30 wib telah dilaksanakan kegiatan pengangkatan Keramba Jaring Apung (KJA) dan pembersihan Eceng gondok di danau Maninjau Kampung Aweh Jorong Pakan Rabaa Nagari Koto Kaciak Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam-Sumatera Barat.

Kegiatan pengangkatan Keramba Jaring Apung dan pembersihan Eceng Gondok di pimpin oleh Kapten Inf Khairul Muhammad ( Danramil 05/Tanjung Raya) dengan di hadiri oleh, Dandim 0304/Agam Letkol Inf Victor Andhyka Tjokro, S.IP, Kepala Dinas Perikanan Kab Agam Bpk Ermanto.SPI.MSI, Camat Tj.Raya Bpk Hendria Asmi S.STP.MSc. Dan Unit Intel Dim 0304/ Agam Lettu Inf Amrizal, Pemilik/Pengusaha KJA, Babinsa Kodim 0304/Agam, BPBD Agam, Pol PP Agam, Karang Taruna Maninjau dan masyarakat Kecamatan Tanjung Raya.

Dalam Kesempatannya Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPKP) Agam, Ermanto mengatakan “Pembersihan enceng gondok dan keramba jaring apung itu kita lakukan di AW Jorong Pasang Rabaa, Nagari Koto Kaciak, Kecamatan Tanjungraya," katanya.

Ia mengatakan, tim gabungan itu membersihkan enceng gondok yang ada dipermungkaan air Danau Maninjau menggunakan tiga perahu. Enceng gondok itu langsung dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir Sampah di Sungai Jariang, Kecamatan Lubukbasung, menggunakan mobil sampah.

Sedangkan keramba jaring apung dengan jumlah belasan unit itu ditarik ke tepi danau dan langsung dibuka. Material keramba jaring apung yang terbuat dari besi disusun di tepi danau," katanya.

Ia menambahkan, keramba jaring apung yang dikeluarkan itu merupakan partisipasi dari pemilik keramba dalam mendukung untuk menyelamatkan danau dari pencemaran. Kita sudah mengeluarkan 3.900 petak dan target pada tahun ini 2.500 petak," katanya.

Menurut  Ketua Kelompok keramba Jaring Apung ( KJA) Muaro Tanjung bpk Erman Tjg, 63 th Pek Swasta , Alamat Kampung Aweh Muaro Tanjung Jrg Pasa Rabaa Nag Koto Kaciak Kec. TJ Raya. Jumlah keramba yang ada di Muaro Tanjung 1000 petak , setelah ada nya himbauan dari pemerintah Maka masyarakat pemilik keramba dengan kesadaran sendiri sudah mulai mengeluarkan keramba nya, sehingga keramba yang sudah di keluarkan 620 petak sehingga yang tinggal sekarang hanya 380 petak dengan jumlah pemilik 82 orang. Masyarakat yang sudah membongkar atau memgeluarkan keramba nya sekarang sudah beralih ke usaha lain di antara nya peternak lele terpal dan belut terpal ada jugak berkebun cabe dan ada juga beternak bebek . Bapak Erman ketua kelompok KJA Muaro Tanjung Kampung Aweh menghimbau kepada pemerintah khusus nya Pemerintah kabupaten Agam agar membimbing masyarakat yang telah beralih kegiatan dari keramba Jaring Apung ke usaha lain nya termasuk pemasaran nya.

Kegiatan pengangkatan jaring apung dan pembesihan Eceng Gondok bertujuan guna menstabilkan kondisi danau maninjau yang selama ini tercemar kelestariannya dan ekosistem yang ada di danau Maninjau karena peternakan ikan keramba yang dimiliki oleh masyarakat sudah oper kapasitas dan tidak terkoordinir keberadaanya sehingga mengakibatkan kondisi lingkungan dan air danau yang tercemar.


DANDIM 0304/AGAM

PEJABAT KODIM

WEB LINK